Kasih Sayang Dalam Islam
Oleh: Riwayat
Riwayat.net-Kasih sayang termasuk satu antara sekian banyak akhlak Islami. Muhammad Rabbi Muhammad Jauhari, dalam bukunya, Keistimewaan Akhlak Islami, menyatakan bahwa kasih sayang berarti mengandung makna simpati, sayang, belaskasihan, kelembutan, baik hati dan murah hati. Hal ini berarti mengandung makan kelembutan. Jika kasih sayang manusia identik dengan kelembutan, maka kasih sayang Allah adalah dengan memberikan sesuatu karunia maupun nikmatnya kepada semua makhluk ciptaan-Nya. Dalam hadis Qudsi dinyatakan bahaw rasulullah Saw bersabda,” ketika kasih sayang ityu diciptakan, Allah Taala berfirman,’Aku adalah Yang Maha Penyayang, sedangkan kamu yang disayangi. Aku beri nama dari nama-Ku, maka siapa yang menemuimu, Aku akan menemuinya., dan siapa yang memutuskanmu, Aku akan memutuskannya. ’Rasul Saw.mengatakan,’Sudah kujelaskan itu.’(Hadis). Dapat dipahami bahwa kasih sayang identik dengan berbuat baik dan kelembutan.
Kasih sayang dalam al-quran identik dengan kata rahman dengan berbagai variasinya. Kata rahman disebutkan dalam al-Quran sebanyak 323 kali. Di antrara ayat-ayat yang berhubungan tentang kasih sayang adalah.” Rabbmu telah menetapkan atas diri-nYa kasih sayang.”(QS. Al-An-Am:54). Dalam ayat lain,”dan Rabbmu maha kaya, lagi mempunyai rahmat.”(QS. Al-An-Am: 133) .Katakanlah: “Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan”.(QS. Yunus: 58). Dapat dipahami bahwa kasih sayang dalam Islam identik dengan kegembiraan yang sesuai dengan karunia dan rahmat Allah. Jika tidak , maka kegembiraan dalam kasih sayang tersebut bertentangan dengan makan kasih sayang yang sesungguhnya.
Dalam Al-Quran di nyatakan, bahwa umat muhammad adalah umat yang tegas dan berkasih sdayang terhadap sesama. Hal ini dapat dipahami dari ayat berikut ini,”Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan Dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. kamu Lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, Yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya Maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah Dia dan tegak Lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.(QS. Al-Fath: 29).
Umat Muhammad Saw yang berkasih sayang , mempunyai sifat tegas, kasih sayang terhadap sesama, kecerdasan spiritualnya baik, selalu mencari ridha Allah, karunia Allah.perbuatannya sesuai antara teori dan parktek. Tentang kasih sayang rasulullah kepada umatnya digambarkan dalam ayat berikut,”Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu Berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, Maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.(QS. Ali Imran:159).
Kepribadain Muhammad Saw adalah berkasih sayang, belaku lemah lembut. Suka memaafkan terhadap kesalahan, bermusyawarah terhadap berbagai permasalahan. Dan jika telah memutuskan sesuatu, maka rasulullah membulatkan tekad untuk komintmen terhadap keputusana tersebut, maka Rasulullah selalu bertawakkkal kepada Allah Swt. Lebih tegas Allah katakan tentang kasih sayang Rasulullah saw kepada umat manusia.” dan tidaklah Kami mengutus kamu,(Nuhammad), melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam.”(QS. Al-Anbiya: 107).
Nah, jika Rasulullah saw din utuas untuk seluruh alam, maka semua makhluk yang ada di bumi akan merasakan kasih sayang. Hal ini dibuktikan dengan larangan nabi untuk tidak buang air sembarangan. Misalnya di lobang-lobang, karena bisa jadi dalam lobang tersebut ada makhluk Allah di dunia. Bentuk lain darain jaran islam yang komitmen dengan kasih sayang adalah larangan memotong binatang dengan benda tumpul. Atau menyiksa binatang sebelum disembelih. Bukan itu saja bukti Islam komitmen dengan kasih sayang dibuktikan dengan hukuman bagi mereka yang tidak kasih sayang terhadap binatang. Dalam hadis dinyatakan bahwa seseorang yang menyiksa kucing hingga menemui ajalnya, maak si penyiksa tersebut di masukkan neraka.
Bukti bahwa Islam adalah ajaran kasih sayang dibuktikan dengan, ”Hai orang-orang yang beriman, Barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, Maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha mengetahui.”(QS.Al-maidah: 54). Dapat dipahami bahwa Allah tidak langsung membalas kemurtadan orang-orang yang tersebut dengan kekerasan, tetapai Allah kirimkan orang-orang-generasi yang mempunyai sikap kasih sayang, dan berlemah lembut.
Kasih sayang dalam Islam irtu setiap hari, selama masih ada kehidupan, buykan kasih sayang musiman. Hal ini dibuktikan dengan, sikap baik orang mukmin yang rela membuak duri dari jalan, sehingga banyak orang terselamatkan. Hal ini dapat dipahami dari hadis berikut ini.” Ketika seorang lelaki berjalan, ia menemukan duri di jalan , kemudian menyingkirkannya, maka Allah berterima kasih kepadanya dan mengampuninya.”(HR. Muslim). Hal ini memberi kesan bahwa kasih sayang kepada siapa saja, tidak mengenal waktu dan tenpat, kenal maupun tidak, yang jelas kasih sayang dapat dilakukan oleh siapa saja dan dimana saja, tanpa dibatasi oleh hari, bulan dan tahun.
Nah, jika ada umat Islam yang merayakan kasih sayang hanya pada tanggal 14 februari, maka orang tersebutb tidak paham tentang ajaran islam. padahal islam tidak pernah mengajarkan kalau kasih sayang itu hanya pada tanggal 14 Februari saja. Sebagaimana diketahui, ada momen tertentu yang selalu diakitakn dengan perayaan kasih sayang, yaitu yang dikenal dengan valentines day( hari kasih sayang). Kalau dirujuk dalam sejarahnya, pada tanggal 14 Februari sebagai hari raya Katolik Roma.(id.wikipedia.org) . Santo Valentinus merujuk kepada tiga orang suci (santo) martir Roma Kuno. Pesta Santo Valentinus sebelumnya dirayakan oleh Gereja Katolik Roma pada 14 Februari sampai tahun 1969.
Pesta St. Valentinus diputuskan pada 496 oleh Paus Gelasius I, yang memasukkan Santo George dalam perayaan ini. Kemungkinan perayaan diciptakan untuk mengungguli hari raya pra-Kristen, Lupercalia yang masih diperingati di Roma pada abad ke-5. sedangkan menurut Ensiklopedia Katolik, santo yang hari rayanya diperingati pada hari yang sekarang disebut Hari Valentine kemungkinan adalah salah satu dari tiga orang martir yang hidup pada akhir abad ke-3 semasa pemerintahan Kaisar Claudius II. (id.wikipedia.org).
Tetapi yang jelas, ketiga martir tersebut oleh Paus Gelasius II, sebenarnya tidak ada legenda mereka diciptakan pada akhir Abad Pertengahan di Inggris dan Perancis, di mana pesta perayaan pada tanggal 14 Februari diasosiasikan dengan cinta. Aosiasi cinta tidak ada dalam Legenda Emas, Jacobus de Voragine, yang dibuat pada tahun 1260 . buku ini berisi informasi santo dan santa untuk setiap hari pada tahun kalender gerejawi sebagai ilham homili setiap misa. . (id.wikipedia.org). St Valentinus yang sangat singkat, ditulis bahwa ia menolak untuk menangkal Yesus Kristus di depan “Kaisar Claudius” pada tahun 280.
Karena menolak, St. Valentinus dihukum penggal. Kemudian ia dikubur di makam Santo Hyppolytus dia Via Tibertinus dekat roma. Beberapa ratus tahun kemudian, sisa-sisa kerangka yang digali, dan diidentifikasikan sebagai jenazah St. Valentinus. Setelah itu kerangka tersebut di masukkan dalam peti emas dan dikirim ke gereja Whitefriar Street Carmelite Church di Dublin, Irlandia. Jenazah ini telah diberikan kepada mereka oleh Paus Gregorius XVI pada 1836. dan diarak-arak pada sebuah prosesi khusyuk dan dibawa ke sebuah altar tinggi. Sebuah misa khusus diadakan sebagai persembahan untuk para muda-mudi yang sedang menjalin hubungan cinta. (id.wikipedia.org).
Dengan demikian, jelaslah bahwa hari kasih sayang(valentine’s da)bukanlah ajaran Islam. Islam tidak mengenal batasan dalam hal kasih sayang. Kasih sayang dalam islam adalah kasih sayang setiap hari, setiapktu tanpa ada batasan. Islam mengajarkan kasih sayang dengan snagat santun dan humanis, seperti hadis berikut,” perumpamaan orang-orang yang beriman ketika saling mencintai, menyayangi, dan mengasihi adalah seperti tubuh yang bila satu anggota tubuhnya sakit, seluruh tubuh ikut merasakan sakit, sehingga tidak dapat tidur, dan badan demam.(HR. Muslim). Jelaslah bahwa, kasih sayang dalam islam lebih dalam maknanya daripada valentine’s day yang selalu diperingati setiap tanggal 14 Februari. Maka tidaklah pantas umat Islam ikut memperingati valentine’s day setiap tanggal 14 Februari.




